Tulungagung – Pengurus Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tulungagung mengawali rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 dengan menggelar ziarah makam di kompleks Srigading, Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus PPDI dari seluruh kecamatan serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kauman. Ziarah tersebut ditujukan untuk mendoakan para leluhur, khususnya para Bupati pertama, kedua, dan ketiga Kabupaten Tulungagung yang dimakamkan di lokasi tersebut.
Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung, Abdul Fatah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melestarikan nilai-nilai budaya Jawa. Menurutnya, tradisi ziarah tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh yang berjasa dalam sejarah berdirinya Tulungagung.
“Ziarah ini adalah wujud nguri-nguri budaya Jawa. Kita sebagai generasi penerus wajib menghormati para pendahulu yang telah membuka dan membangun daerah ini,” ujarnya seperti yang dilansir dari media Ketik.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi sarana spiritual untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar para leluhur mendapatkan ampunan serta tempat terbaik di sisi-Nya. PPDI juga turut mendoakan para pemangku kebijakan saat ini agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan lancar dalam melayani masyarakat.
Momentum Harlah ke-20 ini juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat solidaritas antarperangkat desa di Kabupaten Tulungagung. PPDI berharap organisasi ini semakin solid serta mampu berkontribusi dalam pembangunan desa ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Fatah juga menyampaikan harapan terkait keberlanjutan anggaran desa. Ia berharap alokasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak mengalami penurunan, bahkan bisa meningkat pada tahun mendatang guna mendukung pembangunan di tingkat desa.
Ziarah di Srigading menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan Harlah PPDI Tulungagung ke-20. Agenda selanjutnya meliputi lomba Mars PPDI pada 14 Juni 2026 serta kegiatan ambengan massal pada 16 Juni 2026 yang bertepatan dengan 1 Suro, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Dengan mengawali peringatan hari jadinya melalui kegiatan spiritual dan budaya, PPDI Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat peran perangkat desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.
Puskominfo PPDI