Bikin Emosi ! Hukum Push Up Perangkat Desa Saat Upacara, PPDI Desak Pemkab Wonogiri Copot Camat Selogiri

Wonogiri – Ratusan perangkat desa di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri untuk menyampaikan aspirasi. Mereka menuntut agar Camat Selogiri dicopot dari jabatannya.

Aksi tersebut dilakukan oleh perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Selogiri. Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan keluhan terkait kepemimpinan Camat Selogiri yang dinilai bermasalah.

Tuntutan Pencopotan Camat Selogiri

Dalam aksi tersebut, para perangkat desa secara tegas meminta Bupati Wonogiri untuk segera mencopot Camat Selogiri, Fredy Sasono. Mereka menilai kepemimpinan camat tersebut tidak lagi kondusif dan menimbulkan ketidaknyamanan dalam hubungan kerja di tingkat kecamatan.

Perwakilan massa menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang terjadi selama ini dianggap telah mengganggu kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dugaan Sikap Arogan dan Hukuman Push Up

Salah satu pemicu utama aksi ini adalah dugaan sikap arogan Camat Selogiri. Ketua PPDI Kecamatan Selogiri, Gandung Prayitno, mengungkapkan puncak kekesalan terjadi saat upacara Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni lalu.

Baca Juga :  Menuju Jakarta Tengah Malam! 67 Anggota PPDI Kuningan Siap Suarakan Aspirasi Nasional

Dalam kejadian tersebut, petugas upacara dari unsur perangkat desa mendapat hukuman push up sebanyak 10 kali di tengah upacara yang belum selesai. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pelecehan dan menjatuhkan martabat perangkat desa.

Selain itu, para perangkat desa juga mengeluhkan gaya komunikasi camat yang dinilai kurang pantas serta perilaku yang dianggap tidak menghargai perangkat desa dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Program dan Kebijakan Dinilai Bermasalah

Tak hanya soal sikap, Camat Selogiri juga dinilai membuat sejumlah program yang dianggap tidak berkualitas. Beberapa kegiatan seperti festival bothok hingga acara jalan santai yang digabung dengan sejumlah peringatan dinilai tidak memberikan dampak signifikan.

Selain itu, terdapat keluhan terkait pelimpahan tanggung jawab kegiatan lintas sektoral yang dinilai terlalu dibebankan kepada pemerintah desa.

Baca Juga :  Silahturahmi Dan FGD Srikandi PPDI, Perkuat Peranan Perempuan Perangkat Desa Indonesia

Massa Datangi Kantor Pemkab Wonogiri

Sebelum menuju kantor Pemkab Wonogiri, para perangkat desa terlebih dahulu berkumpul di kawasan Watu Gilang, Nglaroh, Desa Pule. Mereka kemudian berangkat bersama menuju Setda Wonogiri dengan pengawalan aparat kepolisian.

Aksi ini berlangsung tertib dan menjadi bentuk keseriusan perangkat desa dalam menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah.

Respons Pemerintah Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, FX Pranata, menyebut bahwa kedatangan perangkat desa tersebut merupakan bagian dari rapat koordinasi, bukan aksi demonstrasi. Pemerintah daerah menerima seluruh masukan yang disampaikan untuk kemudian dikaji lebih lanjut.

Pemkab Wonogiri akan melakukan evaluasi terhadap permasalahan yang terjadi, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran administratif maupun persoalan komunikasi yang memicu ketidaknyamanan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Banyumas Hadiri Pelantikan Pengurus PPDI Wangon-Banyumas

Sikap Camat Selogiri

Menanggapi tuntutan tersebut, Camat Selogiri Fredy Sasono memilih irit komentar. Ia menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pimpinan.

Fredy juga menyatakan siap menerima segala keputusan, termasuk jika harus dicopot atau dipindahkan dari jabatannya.

Harapan Perangkat Desa

Para perangkat desa berharap Pemkab Wonogiri dapat segera mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.

Mereka menekankan pentingnya hubungan kerja yang harmonis antara camat dan perangkat desa agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Harapan senada diutarakan oleh Ketua PPDI Kabupaten Wonogiri, Tugino, Pemkab Wonogiri diharapkan dapat memberikan keputusan yang terbaik untuk semuanya.

About admin3

Check Also

Resmi Dilantik, PPDI Bantul Siap Perjuangkan Nasib Perangkat Desa

BANTUL – Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bantul periode 2026–2031 resmi dilantik oleh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *