PPDI Jatim Dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kerja Sama Perlindungan Perangkat Desa

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur melakukan silaturahmi dengan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Timur. (foto:DokPPDI Jatim/Istimewa)

Surabaya – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara organisasi perangkat desa dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya meningkatkan perlindungan jaminan sosial bagi perangkat desa.

Dalam pertemuan itu, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Timur sekaligus memperkenalkan Kepala Kantor Wilayah yang baru, Hadi Purnomo, kepada jajaran pengurus PPDI Jawa Timur.

Advertisement

Ketua PPDI Jawa Timur, H. Sutoyo M. Muslih, hadir bersama Sekretaris PPDI Jawa Timur Sali S., serta sejumlah pengurus lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi serta koordinasi antara kedua pihak.

Baca Juga :  Hadiri Audensi Dengan DPMD, APDESI Dan PPDI Katingan Bahas Perbup ADD 2026

Hadi Purnomo menyampaikan harapannya agar seluruh perangkat desa di Jawa Timur dapat terdaftar sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perangkat desa memiliki peran penting dalam pelayanan publik di tingkat desa sehingga membutuhkan perlindungan jaminan sosial yang memadai.

“Perangkat desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Karena itu mereka juga perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya seperti yang dilansir dari media rgntimes.id.

Selain membahas program perlindungan bagi perangkat desa, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Timur juga berencana menggelar kegiatan halal bihalal yang akan melibatkan seluruh kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan serta para ketua PPDI kabupaten se-Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan serta memperkuat kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan organisasi perangkat desa di berbagai daerah.

Baca Juga :  Gelar Sekolah Pamong 2025, PPDI Purworejo Bekali 170 Perangkat Desa Baru

Sementara itu, Sutoyo M. Muslih menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara PPDI Jawa Timur dan BPJS Ketenagakerjaan selama ini telah berjalan cukup baik. Namun, ia menilai masih diperlukan sejumlah upaya perbaikan agar program perlindungan bagi perangkat desa dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, perlindungan terhadap perangkat desa merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta memberikan rasa aman bagi mereka dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memberikan perlindungan kerja bagi perangkat desa di Jawa Timur. Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan seluruh perangkat desa dapat memperoleh manfaat maksimal dari program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Hadiri Silahturahmi Dan Buka Puasa Bersama PPDI

About admin3

Check Also

Polemik ADD 2027 Belum Tuntas, Empat Organisasi Desa di Blitar Tetap Gelar Aksi Massa

BLITAR – Polemik Alokasi Dana Desa (ADD) 2027 di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, belum menemukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *