Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-19, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) terus menunjukkan kiprah dan eksistensinya sebagai organisasi profesi terbesar perangkat desa di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Sarjoko, S.H., PPDI terus berbenah diri menjadi organisasi yang lebih modern, dinamis, serta adaptif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan profesi.
Sejak berdiri pada tahun 2006 di Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, PPDI mengalami perjalanan panjang penuh tantangan. Kini, PPDI tidak hanya hadir sebagai wadah solidaritas antar perangkat desa, tetapi juga menjadi motor penggerak advokasi dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa di seluruh pelosok negeri. Berikut ini tujuh fakta menarik seputar PPDI yang perlu diketahui:
1. Berdiri di Kajen, Pekalongan – Jawa Tengah
PPDI pertama kali didirikan di RM. Wisata Alam Desa Kajen, Pekalongan. Tempat ini menjadi saksi sejarah lahirnya organisasi profesi yang kini menaungi ribuan perangkat desa dari Sabang sampai Merauke.
2. Didirikan oleh Empat Tokoh Perangkat Desa
Pada awal pendiriannya, PPDI berpusat di kawasan Pantura Jawa Tengah. Empat tokoh utama yang dianggap sebagai pendiri organisasi ini adalah Amat Panggung dan H. Nanang Budi Haryanto dari Pekalongan, Mohammad Aidin dari Pemalang, serta Ubaedy Rosyidi dari Tegal. Seiring waktu, beberapa nama lain juga bergabung memperkuat pondasi organisasi ini, seperti (alm) Mugiono Munajat, Moh. Tahril, Rida Markuniwati, dan lainnya.
3. Perjalanan Kepemimpinan PPDI
Ubaedy Rosyidi menjabat sebagai Ketua Umum pertama PPDI periode 2006–2011, didampingi oleh (alm) Mugiono Munajat sebagai Sekretaris Jenderal. Ia kembali memimpin pada periode 2011–2016. Kemudian, dalam Munas Donohudan pada Januari 2017, Mujito dari Tulungagung, Jawa Timur, terpilih sebagai Ketua Umum melalui pemilihan terbuka. Periode selanjutnya melalui Musyawarah Nasional di Pasuruan pada tahun 2022, Moh. Tahril terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode 2022-2027, namun dinamika organisasi yang terjadi pada 2024, dan dilanjutkan pada Munas Luar Biasa terpilih Sarjoko, S.H., untuk melanjutkan estafet kepimpinan organisasi profesi perangkat desa terbesar di Indonesia.
4. Evolusi Logo PPDI
Seiring perkembangan organisasi, logo PPDI pun mengalami penyegaran. Logo terbaru didesain ulang oleh Moh. Tahril dan Arief Gunawan dari Puskominfo PPDI, dan diresmikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tahun 2017 di Kota Solo. Logo baru ini mencerminkan semangat dinamis dan modern yang terus diusung PPDI.
5. Peran Media Sosial dalam Perkembangan Organisasi
Pada awal dekade 2010-an, Facebook menjadi media penting dalam menyebarluaskan informasi seputar PPDI. Tokoh-tokoh seperti Suryokoco Suryoputra, Bogy Harseno, dan Arief Gunawan merintis terbentuknya bidang komunikasi yang kini dikenal dengan nama Puskominfo-PPDI. Situs resmi PPDI di alamat puskominfoppdi.or.id menjadi salah satu pusat informasi resmi organisasi ini.
6. Berperan Aktif dalam Kebijakan Pemerintah
PPDI aktif dalam advokasi kebijakan, salah satunya adalah keterlibatan dalam lahirnya Permendagri No. 67 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. PPDI juga mencatat sejarah melalui Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang digelar tiga kali, yakni pada 2017, 2019 dan 2023. Dalam Silatnas Jilid 2, Presiden Joko Widodo menerima langsung seluruh peserta di Istora Senayan dan menyampaikan kebijakan penyetaraan penghasilan tetap perangkat desa setara dengan PNS Golongan 2A.
7. Jangkauan Nasional yang Semakin Luas
Berawal dari sebuah desa di Jawa Tengah, kini PPDI telah hadir di hampir seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Keberadaan PPDI di berbagai daerah memperkuat solidaritas antar perangkat desa serta menjadi wadah perjuangan bersama untuk peningkatan kesejahteraan dan pengakuan profesi.
Menjaga Semangat dan Warisan Perjuangan
Keberhasilan yang diraih PPDI hari ini tak lepas dari perjuangan panjang para pendiri dan tokoh-tokoh senior. Sebagai anggota PPDI, sudah sepatutnya kita menghargai, menjaga, dan melanjutkan perjuangan tersebut. Karena pencapaian yang telah diraih bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang, jatuh bangun, dan dedikasi luar biasa dalam membangun masa depan perangkat desa Indonesia.
Selamat Hari Lahir ke-19 PPDI. Semoga semangat kebersamaan dan perjuangan terus menyala demi masa depan perangkat desa yang sejahtera dan bermartabat.
Puskominfo PPDI