Bengkulu – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) membawa kabar baik terkait kelanjutan fasilitas pinjaman bagi para perangkat desa setelah melakukan pertemuan dengan manajemen Bank Bengkulu di kantor pusat bank tersebut.
Ketua PPDI Bengkulu Tengah, Irsan, menyampaikan bahwa pertemuan koordinasi ini mendapatkan respons positif dari pihak Bank Bengkulu. Kedatangan rombongan PPDI disambut hangat oleh pihak manajemen, yang menunjukkan itikad baik untuk mengevaluasi dan mencari solusi atas kendala kerjasama pinjaman yang sempat terputus sebelumnya.
Menurut Irsan, pihak Bank Bengkulu saat ini sedang mengkaji secara lebih mendalam teknis penyaluran kredit. Hal ini diharapkan dapat membuka kembali akses pembiayaan yang sangat dibutuhkan oleh perangkat desa, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan finansial dan peningkatan kesejahteraan mereka.
“Alhamdulillah, kedatangan kami ditanggapi dengan sangat baik. Dalam waktu dekat, pihak Bank Bengkulu akan mengundang kami secara resmi untuk membahas lebih detail mengenai kelanjutan kerjasama pinjaman perangkat desa ini,” ujar Irsan pada Sabtu (24/1/2026).
Sebelumnya, fasilitas pinjaman ini sempat mengalami gangguan sehingga tidak berjalan seperti biasanya. Kondisi tersebut sempat menimbulkan keluhan di tingkat desa karena peran pinjaman ini dirasakan sangat membantu oleh perangkat desa di wilayah Benteng.
Dengan respons positif dari Bank Bengkulu, PPDI berharap dalam waktu dekat nota kesepahaman (MoU) baru bisa segera dirumuskan dan ditandatangani. Pertemuan resmi lanjutan direncanakan akan melibatkan semua pihak terkait untuk mematangkan regulasi dan persyaratan yang diperlukan agar kerjasama ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.
Puskominfo PPDI