Lubukbasung – Setelah menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Agam, rombongan pengurus dan koordinator lapangan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Agam melanjutkan pertemuan dengan pimpinan DPRD Agam, Senin (17/2) sore.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Agam, hadir Ketua PPDI Agam, Rahman, serta perwakilan Polres Agam dan insan pers. Rahman menyampaikan bahwa aksi damai yang dilakukan bertujuan untuk menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan perangkat nagari di Kabupaten Agam. Beberapa tuntutan juga telah dikemukakan dalam dialog sebelumnya dengan Sekretaris Daerah Agam, H. Edi Busti, yang didampingi Plt. Asisten III Yunilson, serta sejumlah kepala dinas dan pejabat daerah lainnya.
“Ini adalah aksi damai, tanpa tindakan anarkis. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi perangkat nagari agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih, khususnya terkait status kepegawaian kami. Hingga saat ini, masih belum jelas apakah kami termasuk PNS, PPPK, atau status lainnya,” ujar Rahman.
Selain itu, PPDI Agam juga meminta pemerintah daerah untuk menyalurkan dana bagi hasil pajak yang telah dipungut serta memberikan payung hukum bagi perangkat nagari yang memiliki beban kerja cukup besar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Agam, H. Ilham, Lc, MA, didampingi Wakil Ketua Henrizal, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan perangkat nagari dengan membahasnya bersama pemerintah daerah.
“Kami mengapresiasi kunjungan perangkat nagari dalam menyampaikan aspirasi mereka. DPRD akan mengakomodasi tuntutan ini melalui komisi-komisi terkait dan mencari solusi terbaik sesuai prosedur yang berlaku,” ungkap Ilham.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mencari solusi yang dapat meningkatkan kesejahteraan perangkat nagari di Kabupaten Agam.
Puskominfo PPDI