Terpilih Aklamasi, Hartono Pimpin PPDI Tuban Untuk 5 Tahun Kedepan

Tuban – Hartono resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tuban untuk periode 2025–2030. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah Kabupaten (MUSDAKAB) PPDI Tuban yang digelar di Villa Kebon Pakis, Jalan Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu (17/5) siang.

Proses pemilihan yang dipimpin oleh pengurus PPDI Jawa Timur berlangsung lancar dan kondusif. Berdasarkan hasil penjaringan dan pencalonan, hanya satu nama yang mengantongi dukungan lebih dari 50 persen suara dari perwakilan PPDI kecamatan yang hadir. Dengan mengacu pada tata tertib pasal 7 ayat 2 huruf c, forum pun menetapkan Hartono sebagai ketua terpilih tanpa perlu dilakukan pemungutan suara.

“Sesuai tata tertib, apabila terdapat bakal calon yang memperoleh dukungan lebih dari 50 persen ditambah satu, maka dapat langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih,” ujar pimpinan sidang sambil mengetuk palu tiga kali, disambut tepuk tangan meriah dari peserta.

Baca Juga :  PMD Pastikan Pencairan 3 Bulan Keterlambatan Siltap Setelah Disentil Ketua PPDI Gorontalo

Meski sebelumnya sempat beredar kabar adanya calon lain yang akan meramaikan bursa pemilihan, hingga sidang berlangsung hanya Hartono yang maju sebagai kandidat kuat.

MUSDAKAB kali ini dihadiri oleh ratusan anggota PPDI dari seluruh wilayah Kabupaten Tuban, termasuk 20 pengurus tingkat kecamatan. Turut hadir pula perwakilan dari Bank Jatim Cabang Tuban yang diwakili Wakil Kepala Cabang, Titik Nurhayati, serta pengurus PPDI Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya usai terpilih, Hartono yang saat ini menjabat sebagai Kasi Kesra Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu PPDI Tuban. Ia menyoroti pentingnya memperjuangkan implementasi UU Nomor 5 Tahun 1979 dan kenaikan Siltap (Penghasilan Tetap) perangkat desa di Tuban.

Baca Juga :  Silaturahmi PPDI Pemalang, Teguhkan Solidaritas Dan Perjuangan Status Perangkat Desa

“Itu adalah aspirasi mayoritas anggota PPDI, maka sudah menjadi amanah yang wajib kami perjuangkan,” tegasnya.

Selain itu, Hartono juga menekankan pentingnya sinergi antara PPDI dengan berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah.

“Perangkat desa adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah. Maka dari itu, kolaborasi yang kuat dengan pemerintah sangat diperlukan untuk menyukseskan berbagai program,” ujarnya.

Hartono menutup sambutannya dengan menyampaikan bahwa amanah sebagai ketua PPDI bukanlah tugas ringan, mengingat tanggung jawab besar untuk memperjuangkan hak-hak sekitar 3.000 perangkat desa di Kabupaten Tuban.

Sementara itu, H. Sutoyo Muslih, Ketua PPDI Provinsi Jawa Timur menyambut positip dengan terselenggaranya Musda PPDI Tuban ini. Senada dengan Ketua PPDI Tuban terpilih, Sutoyo berharap PPDI Tuban bisa memperjuangkan nasib perangkat desa yang diangkat berdasarkan UU No 5 Tahun 1979.

Baca Juga :  Evaluasi Dan Rencana Program 2025, PPDI Jawa Barat Gelar Rakorda Di Kuningan

” Masih ada 406 orang perangkat desa dengan pengangkatan berdasarkan UU No 5 Tahun 1979, yang berharap perjuangan segera clear dengan terpilihnya Ketua yang baru,” ujar Sutoyo yang dihubungi seusai gelaran Musda.

” Selain itu kenaikan penghasilan tetap (siltap) se-Rupiah-pun belum mengalami kenaikan, meski Bupati Tuban masuk periode kedua masa jabatannya, hal ini juga harus menjadi perjuangan Ketua beserta kepengurusan kedepannya. Perlu diangkat juga mengenai Perbup yang mengatur THR dan siltap ke-13 sebagaimana kabupaten tetangga,” pungkas H. Sutoyo Muslih.

About admin3

Check Also

Kado Harlah PPDI Ke-20, Bupati Purworejo Buka Suara Soal Gaji ke-13 Perangkat Desa

Purworejo – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, menegaskan pentingnya peran perangkat desa sebagai garda terdepan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *