Trenggalek – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) genap berusia 20 tahun. Momentum dua dekade perjalanan organisasi ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh perangkat desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa.
Ketua PPDI Kabupaten Trenggalek, Murdianto, menyampaikan bahwa perjalanan 20 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu, PPDI telah berperan sebagai wadah perjuangan, pemersatu, sekaligus penyalur aspirasi perangkat desa di seluruh Indonesia.
“Dua dekade bukanlah waktu yang singkat. Selama 20 tahun, PPDI telah berdiri kokoh sebagai wadah perjuangan, pemersatu, dan penyalur aspirasi para perangkat desa di seluruh pelosok Nusantara,” ujar Murdianto, Senin (15/6).
Menurutnya, usia organisasi yang semakin matang harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, profesionalisme, serta dedikasi anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Murdianto menegaskan bahwa perangkat desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi hal yang tidak dapat ditawar.
“Di usia yang matang ini, mari kita tingkatkan solidaritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat. Bersama PPDI, kita wujudkan tata kelola pemerintahan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Harapan untuk Kesejahteraan dan Regulasi
Dalam momentum HUT ke-20 PPDI, Murdianto juga menyampaikan sejumlah harapan ke depan. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kesejahteraan perangkat desa.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kepastian regulasi terkait status dan hak-hak perangkat desa agar kesejahteraan yang diterima sebanding dengan tanggung jawab yang dijalankan.
Jaga Soliditas dan Persatuan Organisasi
Murdianto juga menyoroti pentingnya menjaga soliditas organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Ia mengingatkan seluruh anggota PPDI untuk tetap menjaga integritas, kekompakan, dan semangat satu komando.
“Jangan mudah terpecah belah. Kekuatan utama PPDI terletak pada persatuan dan kesetiakawanan seluruh anggotanya,” tegasnya.
Tingkatkan SDM di Era Digital
Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi birokrasi, perangkat desa dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Kompetensi yang mumpuni dinilai penting agar perangkat desa mampu menjadi aparatur yang profesional, akuntabel, dan inovatif.
Perangkat Desa sebagai Garda Terdepan Pembangunan
Lebih lanjut, Murdianto menegaskan bahwa perangkat desa harus terus menjadi garda terdepan dalam pembangunan nasional. Peran aktif dalam pemerintahan dan pelayanan publik diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa serta mempercepat pembangunan.
“PPDI harus terus maju dan menjadi motor penggerak pembangunan. Dari desa, kita membangun negeri menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan semangat HUT ke-20, PPDI meneguhkan tekad untuk terus bersatu, mengabdi, dan membangun negeri dari desa. Semangat ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh perangkat desa dalam mewujudkan pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Puskominfo PPDI