Sragen – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sragen menggelar rembug tani sebagai bagian dari persiapan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) serta penyusunan program kerja tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Wahyu Dwi Setyaningrum, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Tani Merdeka Sragen.
Acara rembug tani tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Roso Joyo 2, Nglorog, pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, dengan jeda istirahat untuk sholat dan isoma. Meski berlangsung cukup lama, suasana diskusi tetap hidup berkat partisipasi aktif seluruh peserta.
Diikuti Pengurus dan Panitia Muskerda
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran KSB DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sragen, para Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka, serta panitia Muskerda yang telah ditunjuk. Seluruh peserta terlibat aktif dalam menyampaikan gagasan, masukan, dan strategi organisasi ke depan.
Rembug tani ini menjadi forum penting untuk menyamakan visi dan langkah, terutama dalam memperkuat peran petani Sragen dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Dorong Keputusan Progresif untuk Petani Sragen
Dalam diskusi tersebut, berbagai keputusan progresif berhasil dirumuskan. Fokus utama diarahkan pada penguatan organisasi, peningkatan kesejahteraan petani, serta sinergi antara Tani Merdeka Indonesia dengan pemangku kebijakan daerah.
Wakil Ketua DPRD Sragen, Wahyu Dwi Setyaningrum, menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah strategis yang diambil Tani Merdeka Sragen. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi tani dan pemerintah daerah demi mewujudkan ketahanan serta kemandirian pangan.
Kepemimpinan Setyo Widodo Perkuat Soliditas Organisasi
Ketua DPC Tani Merdeka Indonesia Sragen, Setyo Widodo, yang juga merupakan perangkat desa di Kecamatan Masaran, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bergerak aktif membela kepentingan petani.
Selain menjabat sebagai Ketua DPC Tani Merdeka Sragen, Setyo Widodo juga dikenal sebagai Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Sragen, sehingga dinilai memiliki kapasitas kuat dalam membangun jejaring serta komunikasi lintas sektor.
“Rembug tani ini menjadi langkah awal yang strategis untuk menyukseskan Muskerda dan menyiapkan program kerja 2026 yang benar-benar berpihak pada petani,” ujarnya.
Menuju Kejayaan Tani Merdeka dan Swasembada Pangan
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Tani Merdeka Indonesia Sragen optimistis dapat memperkuat peran petani lokal serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Semangat kebersamaan dan keaktifan pengurus menjadi modal penting dalam menyongsong agenda organisasi ke depan.
Puskominfo PPDI