TANJUNG REDEB – Musyawarah Daerah pembentukan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Berau digelar di Balai Mufakat, Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini menjadi tonggak awal terbentuknya wadah resmi bagi para perangkat kampung untuk menyatukan suara dan memperjuangkan aspirasi hingga ke tingkat pemerintah daerah.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Berau, Krisdiyanto, menyambut positif terbentuknya kepengurusan PPDI periode 2025–2030. Ia menyebut inisiatif ini sebagai momentum penting dalam memperkuat solidaritas antarperangkat desa.
“Sampai saat ini sudah ada 97 kampung yang tergabung. Sisanya masih dalam tahap komunikasi. Ini adalah langkah besar untuk menyatukan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan perangkat kampung secara kolektif,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Sudirman, menyoroti pentingnya sinergi antarperangkat desa dan antarorganisasi dalam mendukung percepatan pembangunan kampung. Ia juga menginformasikan adanya perubahan signifikan dalam indikator penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) dari tiga menjadi enam indikator.
“Peran perangkat desa kini semakin kompleks. PPDI diharapkan dapat menjadi kekuatan baru yang menyatukan persepsi dan meningkatkan kapasitas aparatur kampung,” jelasnya.
Dalam musyawarah tersebut, Ishak Islahul Falah terpilih sebagai Ketua PPDI Kabupaten Berau. Meski tidak mencalonkan diri, ia menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan.
“Kami akan menjaga kekompakan, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan membangun koordinasi erat dengan semua pemangku kepentingan, termasuk PPDI Provinsi,” tegasnya.
Dengan terbentuknya PPDI Berau, diharapkan organisasi ini dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa serta forum komunikasi yang solid bagi para perangkat kampung dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Puskominfo PPDI