Jakarta — Anggota DPR RI Adi Satrya Sulisto menerima kunjungan silaturahmi Ketua dan Sekretaris Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyumas di ruang kerja Komisi VI DPR RI, Selasa sore. Pertemuan tersebut berlangsung setelah rombongan PPDI melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait keberlangsungan profesi perangkat desa.
PPDI Banyumas yang dikoordinir Slamet Mubarok, mengungkapkan beberapa isu krusial yang hingga kini masih menjadi kegelisahan perangkat desa di berbagai daerah. Salah satunya adalah ketidakjelasan status kepegawaian perangkat desa dalam Undang-Undang Desa. Mereka menilai, kepastian status diperlukan agar perangkat desa memiliki landasan hukum yang kuat dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan di tingkat desa.
Selain itu, PPDI juga mempertanyakan lembaga mana yang seharusnya berwenang melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat desa. Ketidakjelasan regulasi dinilai berdampak pada lemahnya sistem pembinaan serta potensi disharmoni antar-instansi.
Isu lain yang turut disuarakan adalah persoalan kesejahteraan perangkat desa, termasuk perlindungan kerja serta peningkatan tunjangan yang dianggap belum seimbang dengan beban tugas dan tanggung jawab.
Menanggapi hal tersebut, Adi Satrya Sulisto menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal dan memperjuangkan aspirasi perangkat desa melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI.
“Saya akan ikut mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut lewat Fraksi PDI Perjuangan DPR RI,” ujar Adi Satrya Sulisto usai pertemuan, seperti yang dikutip dari akun Instagram pribadi beliau.
Ia menegaskan bahwa perangkat desa merupakan garda terdepan pelayanan publik di tingkat akar rumput, sehingga sudah seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan pembuat kebijakan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong perbaikan regulasi demi memperkuat posisi perangkat desa serta meningkatkan kualitas pemerintahan desa di seluruh Indonesia.
Puskominfo PPDI