Bedah PP No 16/2026, PPDI Madiun Siap Kawal Implementasi Hingga Tingkat Desa

MADIUN – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Madiun menunjukkan komitmen serius dalam menyikapi regulasi terbaru pemerintah dengan menggelar forum pembahasan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dimong, Kecamatan Madiun, pada Sabtu (9/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi perangkat desa untuk menyamakan persepsi sekaligus memahami secara komprehensif aturan baru yang mengatur tata kelola pemerintahan desa di Indonesia.

Fokus Pembahasan PP 16 Tahun 2026

Dalam forum tersebut, PPDI Madiun menelaah berbagai poin krusial dalam PP 16/2026, terutama yang berkaitan dengan:

  • Hak dan kewajiban perangkat desa
  • Pengelolaan keuangan desa
  • Sistem administrasi pemerintahan desa
  • Permasalahan riil yang terjadi di lapangan
Baca Juga :  Lantik Pengurus Kecamatan Pegadon, Ketua PPDI Kendal Pinta Perjuangkan Hak Dan Profesionalisme Perangkat Desa

Diskusi ini diikuti oleh perwakilan perangkat desa dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun, sehingga berbagai aspirasi dan masukan dapat dihimpun secara menyeluruh.

Komitmen Kawal Implementasi hingga Desa

Ketua PPDI Kabupaten Madiun, Suntoyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal di tingkat desa.

Ia menyampaikan bahwa hasil kajian nantinya akan disampaikan kepada pemerintah daerah, termasuk Bupati dan DPRD Kabupaten Madiun, sebagai bahan penyusunan regulasi turunan seperti Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup).

Menurutnya, keterlibatan perangkat desa sangat penting agar kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pentingnya Pemahaman Utuh Regulasi

PPDI juga menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap PP 16/2026 di kalangan perangkat desa. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Baca Juga :  Ketua PPDI Kalimantan Selatan Hadiri Open House Wakil Bupati Balangan

Dengan pemahaman yang tepat, implementasi regulasi diharapkan dapat berjalan efektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dorong Peningkatan Pelayanan Desa

Selain membahas regulasi, forum ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja pelayanan desa di Kabupaten Madiun. PPDI mendorong agar standar pelayanan yang sudah baik dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Perangkat desa yang sejahtera menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa,” tegas Suntoyo.

PP 16/2026: Reformasi Tata Kelola Desa

Sebagai informasi, PP Nomor 16 Tahun 2026 merupakan regulasi baru yang menggantikan aturan sebelumnya dan mengatur secara komprehensif penyelenggaraan pemerintahan desa, mulai dari perencanaan, keuangan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Regulasi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pembangunan desa di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Siltap Minim, Beban Berat! Perangkat Desa di Jatirejo Mengadu ke DPRD Mojokerto

About admin3

Check Also

Kado Harlah PPDI Ke-20, Bupati Purworejo Buka Suara Soal Gaji ke-13 Perangkat Desa

Purworejo – Bupati Purworejo, Yuli Hastuti SH, menegaskan pentingnya peran perangkat desa sebagai garda terdepan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *