Perangkat Desa Jadi Garda Terdepan Digitalisasi Perizinan di Wonogiri

WONOGIRI – Upaya meningkatkan investasi dan daya saing industri terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui digitalisasi perizinan. Salah satu langkah strategisnya adalah membekali perangkat desa dan kelurahan dengan pemahaman terkait Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Sebanyak puluhan perangkat desa dan kelurahan dari 10 kecamatan mengikuti Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajuan Verifikasi Teknis Perizinan Berusaha Sektor Perindustrian melalui SIINas, yang digelar pada Kamis (11/6/2026).

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Wonogiri, Sarosa, menegaskan bahwa kepastian dan kemudahan perizinan menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.

“Digitalisasi pelayanan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga membutuhkan peran aktif perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sarosa.

Baca Juga :  Perkuat Perjuangan Dan Advokasi, Perangkat Desa Kecamatan Pinggir-Bengkalis Bentuk PPDI

Menurutnya, perangkat desa dan kelurahan memiliki posisi strategis karena menjadi rujukan utama bagi pelaku usaha dalam memperoleh informasi terkait perizinan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur di tingkat desa dinilai sangat penting.

Peran SIINas dalam Perizinan Industri

SIINas merupakan platform digital yang digunakan untuk mendukung proses perizinan berusaha berbasis risiko di sektor perindustrian. Melalui sistem ini, pelaku usaha dapat mengajukan verifikasi teknis, melaporkan kegiatan produksi, serta memenuhi standar usaha secara lebih transparan dan efisien.

Sarosa menjelaskan, Kabupaten Wonogiri memiliki potensi besar di sektor industri, mulai dari industri rumah tangga hingga industri kecil dan menengah. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan sistem perizinan yang mudah dan pasti.

Baca Juga :  kmspico office 2019 ➤ Activate Microsoft Office 2019 Easily ✓ Step-by-Step Guide

“Dengan kemudahan perizinan, industri lokal dapat berkembang lebih cepat, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Fokus Bimtek: Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa

Bimtek ini dirancang untuk menjawab tantangan administratif dalam perizinan berbasis risiko. Materi yang diberikan mencakup:

  • Pemahaman regulasi perizinan sektor perindustrian
  • Praktik teknis pengajuan verifikasi melalui SIINas
  • Pendampingan dan fasilitasi pelaku usaha

Materi disampaikan oleh Delta Refinda, Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Perindustrian Disnakerin Wonogiri. Peserta mendapatkan panduan lengkap, mulai dari pelaporan tahap produksi hingga proses verifikasi pemenuhan standar kegiatan usaha.

Komitmen Berkelanjutan Tingkatkan Pelayanan Publik

Kegiatan serupa direncanakan akan dilakukan secara bertahap agar menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Wonogiri. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor perindustrian.

Baca Juga :  PPDI Purwantoro Juara, Wabup Wonogiri Dorong Ajang PPDI Cup Lebih Meriah Di 2026

Dengan adanya pelatihan ini, Disnakerin Wonogiri optimistis bahwa pelayanan perizinan akan semakin tertib, optimal, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

About admin3

Check Also

PPDI Baureno-Bojonegoro Bongkar Fakta Kesejahteraan Perangkat Desa, Ada yang Digaji 6 Bulan Saja

Bojonegoro – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tingkat Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *