Sragen – Tani Merdeka IndonesiaKabupaten Sragen menggelar kegiatan pendidikan pertanian guna menghadapi potensi fenomena El Nino yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD TMI Sragen, Setyo Widodo, S.H, yang melakukan kunjungan ke Kecamatan Sumberlawang.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh koordinator kecamatan dan koordinator desa hadir, menunjukkan tingginya komitmen dalam mendukung program pertanian berkelanjutan. Suasana acara tampak penuh semangat dengan antusiasme peserta yang mengikuti setiap sesi kegiatan.
Fokus Hadapi Dampak El Nino
Kegiatan pendidikan pertanian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para petani terkait strategi menghadapi dampak El Nino, seperti kekeringan dan penurunan produktivitas hasil panen. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para petani mampu mengantisipasi perubahan iklim secara lebih efektif.
Sosialisasi Program Sumur Dalam
Selain edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi program pengadaan sumur dalam yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui aspirasi Tani Merdeka Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya saat musim kemarau panjang.
Ketua DPD TMI Sragen, Setyo Widodo, menekankan bahwa bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan yang baik agar program dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Dorong Manajemen Kelompok Tani yang Profesional
Dalam kesempatan tersebut, para petani juga didorong untuk memperkuat manajemen administrasi kelompok tani. Pengelolaan yang tertib dan profesional dinilai penting untuk menunjang keberhasilan program bantuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Selain menjaga stabilitas hasil panen, pengelolaan yang baik juga dapat meningkatkan keuangan kelompok tani,” ujar Setyo Widodo dalam sambutannya.
Harapan untuk Ketahanan Pangan
Melalui kegiatan ini, Tani Merdeka Indonesia Sragen berharap para petani semakin siap menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan dukungan program pemerintah serta penguatan kapasitas kelompok tani, sektor pertanian di Sragen diharapkan tetap produktif dan mampu menjaga ketahanan pangan daerah.
Puskominfo PPDI