Jakarta – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) bersama sejumlah organisasi desa menggelar diskusi bersama di Hotel Sofyan, Jakarta Timur, pada Senin (10/3/2025). Kegiatan ini bertujuan membahas peran organisasi desa dalam pemerintahan serta menyusun langkah strategis ke depan.
Diskusi ini dihadiri oleh Ketua Umum PPDI Sarjoko, perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Anwar Sadat, Ketua Umum Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Wargiyati, serta pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Robi.
“Setelah menghadiri acara di Kementerian Koperasi, kami melanjutkan diskusi dengan organisasi desa lainnya guna menyamakan persepsi dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan,” ujar Sarjoko di sela acara.

Dalam kesempatan tersebut, Sarjoko yang baru terpilih sebagai Ketua Umum PPDI periode 2025-2030 juga memperkenalkan program Koperasi Perangkat Desa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian organisasi desa yang selama ini bergantung pada sponsor eksternal.
“Alhamdulillah, ada respons positif dari pengurus organisasi desa lain yang hadir. Koperasi Perangkat Desa diharapkan dapat menjadi solusi agar organisasi desa lebih mandiri dalam menjalankan program-programnya,” tambahnya.
Salah satu pengurus ABPEDNAS, Rodi, mengapresiasi inisiatif PPDI dalam menggelar diskusi lintas organisasi ini. Menurutnya, forum semacam ini penting untuk memperkuat peran organisasi desa dalam pembangunan.
Sementara itu, Dewan Penasehat PPDI yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Mohammad Hatta, berharap diskusi ini dapat ditindaklanjuti dengan pembentukan forum permanen yang murni memperjuangkan kepentingan desa tanpa muatan politik.
“Kita berharap ada forum lintas organisasi yang benar-benar fokus pada kepentingan desa, pemerintah desa, dan masyarakat desa,” ujarnya dalam sambutan.
Diskusi yang dimulai pukul 14.00 WIB berlangsung hingga menjelang azan Magrib dan ditutup dengan sesi buka puasa bersama.
Puskominfo PPDI