Blora Gelar Seleksi Perangkat Desa Berbasis Komputer, Dorong Transparansi dan Profesionalisme

Blora, Jawa Tengah – Pemerintah Kabupaten Blora kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa melalui pelaksanaan seleksi perangkat desa berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT).

Berdasarkan laporan resmi InfoPublik, sebanyak lima desa di Kecamatan Kunduran menggelar seleksi perangkat desa secara serentak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan bebas dari intervensi.

Seleksi Serentak di Lima Desa

Kegiatan seleksi ini melibatkan desa Jagong, Kalangrejo, Kemiri, Plosorejo, dan Cungkup. Ujian dipusatkan di SMKN 1 Kunduran dengan pengawasan ketat dari panitia dan unsur Forkopimcam setempat.

Setiap desa membuka beberapa formasi jabatan penting seperti sekretaris desa (sekdes), kepala urusan (kaur), kepala seksi (kasi), hingga kepala dusun (kadus). Jumlah peserta pun bervariasi, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berkontribusi dalam pemerintahan desa.

Baca Juga :  Desak Kepastian Status Perangkat Desa, PPDI Banggai Ajukan 5 Tuntutan Ke DPRD

Sistem CAT Tingkatkan Objektivitas

Penggunaan sistem berbasis komputer dipilih untuk memastikan proses seleksi berjalan lebih adil dan transparan. Metode CAT dinilai mampu meminimalisir praktik kecurangan serta meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian.

Selain itu, sistem ini juga memberikan hasil yang lebih cepat dan akurat, sehingga masyarakat dapat mengetahui hasil seleksi dalam waktu singkat.

Tahapan Seleksi Berlapis

Seleksi perangkat desa tidak hanya berhenti pada tes komputer. Peserta yang lolos tahap CAT akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, seperti tes tertulis di desa masing-masing.

Hasil dari ujian berbasis komputer diumumkan oleh panitia desa, sebelum peserta mengikuti seleksi lanjutan yang dijadwalkan beberapa minggu setelahnya.

Harapan Lahirnya Aparatur Berkualitas

Camat Kunduran, Lusiana, menyampaikan harapannya agar proses seleksi ini mampu menghasilkan perangkat desa yang memiliki integritas, kompetensi, dan semangat pelayanan tinggi.

Baca Juga :  Audensi Besar-Besaran Jadi Opsi Ke-2, Rakornas PPDI Putuskan Langkah Strategis Organisasi Di 2026

Ia menegaskan bahwa aparatur desa yang terpilih nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong pembangunan desa yang lebih efektif serta profesional.

Dorong Transformasi Digital Desa

Pelaksanaan seleksi berbasis komputer ini juga menjadi bagian dari transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa. Kebutuhan akan perangkat desa yang melek teknologi dinilai semakin penting untuk menunjang pelayanan publik yang cepat dan efisien.

Dengan sistem seleksi yang semakin modern dan transparan, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen perangkat desa dapat terus meningkat.

About admin3

Check Also

Mulai Berangkat Hari Ini, 2 Rombongan Besar Sulawesi Selatan Siap Ramaikan Harlah PPDI Ke-20 Di Jakarta

MAKASAR – Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar, Nasrullah Sijaya, dipercaya memimpin delegasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *