Bangkinang Kota – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kampar menggelar audiensi dengan Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si, pada Selasa (22/4/2025) di ruang kerja Wakil Bupati. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi PPDI untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang tengah dihadapi perangkat desa.
Dipimpin oleh Ketua PPDI Kampar, Muhammad Abdul Jabar, audiensi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lukmansyah Badoe serta sejumlah pengurus PPDI. Selain menjalin silaturahmi, organisasi ini juga memaparkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) yang telah digelar pada September 2023 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, PPDI menyuarakan tiga isu krusial yang menjadi perhatian perangkat desa, yakni persoalan penghasilan tetap (siltap), penertiban Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD), serta kejelasan mengenai pelantikan pengurus PPDI Kampar. Selain itu, mereka juga mengusulkan pengadaan mess sekretariat sebagai pusat kegiatan organisasi.
“Kami berharap aspirasi ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah demi kelancaran tugas dan kesejahteraan perangkat desa,” ujar Muhammad Abdul Jabar.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kampar menyambut baik audiensi ini dan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Bupati Kampar untuk membahas tindak lanjutnya. Ia juga mengapresiasi peran PPDI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pelayanan publik di desa.
“Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh program-program PPDI dan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan hingga ke tingkat desa,” ujar Dr. Misharti.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara PPDI dan pemerintah daerah penting untuk memastikan keberhasilan program “Kampar di Hati” yang menitikberatkan pada pelayanan masyarakat yang merata dan berkualitas.
Dengan audiensi ini, PPDI Kampar berharap bisa terus menjadi jembatan antara perangkat desa dan pemerintah daerah, serta berkontribusi dalam pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Puskominfo PPDI